My photo
me : want to live in fairytale. tukang ngalah. tukang ngerasa bersalah. melankolis. (sok) tegar. datar. terlalu perhatian. ongoing : belajar mencintai Allah. belajar bermimpi. belajar mencatat ketika kuliah sedang berlangsung.

menu sub header

September 02, 2013

hi!

Hi ^^

Hi September, I'm sorry for greet you late. Hehe.

I wish I could meet you in 28th. I will come or you will come? just Allah Knows it :))

I don't have to jealous with someone who doesn't deserve make me jealous, right?
If I don't have you (now), I still have Allah ..
Allah, You Hear me, right?

with smile, I wish that moment will come
to you, to me

. aF .

Big

Sesaat aku merasa Banyak Rasa
"Punyaku atau punyamu?"
Conversation dia denganmu itu seakan menamparku. aku memang ragu sih sama dia. It looks impossible banget kalo dia sampe ngomongin aku. jangankan ngomongin, liat aku aja mungkin dia jengah. *oke, positive thinking dia ngga kaya gitu*
dan iyalah, memang bukan aku yang dimaksud. dia punya seseorang yang lebih pantas untuk diperdebatkan. tapi memang aku ngerasa aku salah karena aku punya harap yang besar (-sangat besar) itu adalah aku. karena dia membicarakannya denganmu. dan itu berhubungan sesuatu yang ada padaku. sederhana sih, hanya sebuah angka dua digit.

dan ini pelajaran lagi, kan. kalo kepo membuatmu bisa lebih positif, oke lah. tapi kalo kepo buat kamu lebih negatif, jangan lakukan.

haha, dan ini berlaku ketika sesuatu berhubungan dengan  kamu dan dia.

curiga? banyak rasa? siapa aku?!

. aF .

August 21, 2013

aku. sedang. marah!



aku akan merangkainya dengan sederhana

AKU SEDANG MARAH

aku bingung harus meluapkannya bagaimana. kepada siapa. aku benci. benci banget!
aku pernah salah apa to? apa aku pernah buat kamu kaya gini? apa aku pernah buat kaya gini ke orang lain sampe aku bisa bisanya dapat karma kaya gini. disini. sekarang. 

oke. REFLEKSI.

aku salah apa? HHA?

aF

July 23, 2013

aku ingin ja(t)uh



DIAM


Dalam diam, tak selalu ada rintih yang dibungkam. Tak melulu ada dendam yang diredam.

Dalam ranah sunyi yang disebut diam, jenak-jenak waktu cuma milik jiwamu. Sendiri dan tak terbagi. Tempat berjuta kearifan tumbuh merdeka tanpa diterka.

Air yang menggenang tenang tak mesti jadi busuk. Bila ia bersih, diamnya bersama waktu akan bahu membahu membuatnya jernih. Jadilah ia kesegaran yang menghidupkan.

Sebatang pohon angsana tak pernah berpindah dari akar tumbuhnya. Tapi ia berdaya, menyulap karbon dioksida jadi oksigen. Maka hiduplah burung-burung, anjing, kucing, rusa, juga tentu manusia. Kehidupan yang menghidupkan.


-diam tak melulu soal kepecundangan.


Pada momentum tertentu, diam adalah melakukan. Adalah merekam. Adalah mengalami.


KADANG

Kadang kita tidak butuh jawaban. Tidak butuh penjelasan. Hanya ingin bercerita. Hanya ingin didengar. Hanya ingin bercengkrama. Hanya ingin bercanda.

Kadang kita menipu diri sendiri. Memutar balik. Alasan menjadi akibat. Akibat menjadi alasan. Hanya ingin dekat. Dan resah bila jauh. Dan rindu. Dan kurang. Dan hampa.

Kadang kita ingin berucap. Hanya ingin menatap. Hanya ingin tentram. Dan sejuk. Dan syahdu. Dan indah.



Kadang kita tersenyum. Bukan karena menahan tawa, Bukan karena lucu.Hanya karena saat-saat itu begitu kita nikmati.

Dan senyum adalah bentuk penghayatan paling dalam yang bisa kita lakukan.


Dalam hidup, yang berhak jatuh hanya hati - Azhar Nurun Ala

aku ingin ja(t)uh
sungguh.. 

aF