My photo
me : want to live in fairytale. tukang ngalah. tukang ngerasa bersalah. melankolis. (sok) tegar. datar. terlalu perhatian. ongoing : belajar mencintai Allah. belajar bermimpi. belajar mencatat ketika kuliah sedang berlangsung.

menu sub header

August 21, 2013

aku. sedang. marah!



aku akan merangkainya dengan sederhana

AKU SEDANG MARAH

aku bingung harus meluapkannya bagaimana. kepada siapa. aku benci. benci banget!
aku pernah salah apa to? apa aku pernah buat kamu kaya gini? apa aku pernah buat kaya gini ke orang lain sampe aku bisa bisanya dapat karma kaya gini. disini. sekarang. 

oke. REFLEKSI.

aku salah apa? HHA?

aF

July 23, 2013

aku ingin ja(t)uh



DIAM


Dalam diam, tak selalu ada rintih yang dibungkam. Tak melulu ada dendam yang diredam.

Dalam ranah sunyi yang disebut diam, jenak-jenak waktu cuma milik jiwamu. Sendiri dan tak terbagi. Tempat berjuta kearifan tumbuh merdeka tanpa diterka.

Air yang menggenang tenang tak mesti jadi busuk. Bila ia bersih, diamnya bersama waktu akan bahu membahu membuatnya jernih. Jadilah ia kesegaran yang menghidupkan.

Sebatang pohon angsana tak pernah berpindah dari akar tumbuhnya. Tapi ia berdaya, menyulap karbon dioksida jadi oksigen. Maka hiduplah burung-burung, anjing, kucing, rusa, juga tentu manusia. Kehidupan yang menghidupkan.


-diam tak melulu soal kepecundangan.


Pada momentum tertentu, diam adalah melakukan. Adalah merekam. Adalah mengalami.


KADANG

Kadang kita tidak butuh jawaban. Tidak butuh penjelasan. Hanya ingin bercerita. Hanya ingin didengar. Hanya ingin bercengkrama. Hanya ingin bercanda.

Kadang kita menipu diri sendiri. Memutar balik. Alasan menjadi akibat. Akibat menjadi alasan. Hanya ingin dekat. Dan resah bila jauh. Dan rindu. Dan kurang. Dan hampa.

Kadang kita ingin berucap. Hanya ingin menatap. Hanya ingin tentram. Dan sejuk. Dan syahdu. Dan indah.



Kadang kita tersenyum. Bukan karena menahan tawa, Bukan karena lucu.Hanya karena saat-saat itu begitu kita nikmati.

Dan senyum adalah bentuk penghayatan paling dalam yang bisa kita lakukan.


Dalam hidup, yang berhak jatuh hanya hati - Azhar Nurun Ala

aku ingin ja(t)uh
sungguh.. 

aF 

May 02, 2013

oh, baru tau

Allah tau kan? 

kamu. iya kamu. aku juga baru tau. aku entah pilihan kesekian perempuan untukmu. cerita tadi sukses buat aku down.
aku orang keberapa yang bisa buat kamu merasa istimewa? aku hanya salah satu kan? kamu tau? itulah hal yang aku takutkan sejak aku mulai menyukaimu. sejak mulai meniti perasaan aneh dan absurd ini. sejak aku berpijak untuk mendalaminya lagi. sejak aku akhirnya tetap berbalik menuju kearahmu lagi.
dan sekarang, pikiranku melayang ke minggu minggu yang lalu. disaat aku terdiam tiba tiba di lampu merah. aku limbung. aku merasa jatuh. ada yang menyuruhku. entah itu setan atau malaikat. 
"Berhentilah, Fi, Berbaliklah. Pergi dari dia!"
udah. sesederhana itu itu. dan sekarang aku ragu lagi. ragu untuk kesekian kali. aku harus apa? aku harus bagaimana? kamu maunya aku ngapain?

hai kamu. kamu itu laki-laki. kamu tau itu. dan aku seorang perempuan. kamu tau itu juga. dan seorang perempuan itu tugasnya milih. bilang 'iya' atau 'ngga'. bukan kamu yang harus bilang 'iya' atau 'ngga'.
oke. aku memang ada rasa. sedikit lebih lama. sedikit memulai lebih dulu. atau mungkin ada si 'dia'-'dia' yang lain yang bahkan jauh lebih dulu memulai. aku bukan paranormal. aku ngga tau. aku yang keberapa? mungkin 'pikiran positif' ku berkata 'ayolah, Fi, ada kemungkinan kamu yang pertama', hanya saja, disisi sisi positif itu ada juga yang namanya 'pikiran negatif'. kamu tau itu juga.

dan sekarang aku merasa bukan aku satu satunya. menurut hukum perasaan (anggap saja ada), aku juga harus bisa buat kalo kamu bukan satu satunya.

tapi... aku ngerasa bahagia . aku udah seneng banget saat aku merasa hanya aku . hanya aku ..


kamu tau? aku tekankan sekali lagi
aku bahagia. aku jujur.
lalu aku bingung. 

-aF-
 

April 17, 2013

dying

look like she is dying, right?
my mind is dying. right now. i'm serious.
dipikiranku, aku lagi nangis. nangis banget. kayak ada belati nancep di hati sama otakku. oke aku galau dan entah kenapa aku ngerasanya aku sedang menyublim. hilang gitu aja. dunia aku lagi blur. 
if you ask me, kenapa harus masalah hati lagi sih? bisa ngga, ngga nyerempet nyerempet ke masalah hati? 
oke aku jawab. ayolah, sesuatu yang berurusan dengan hati itu lebih rumit, dan lebih 'menyenangkan' kukira.
tapi untuk yang ini, aku sangat speechless. aku sedang kehilangan kata kata.

dan aku sedang diam.

i will try to fix my heart by myself
i wish i could.

.aF.